WOW! Pas baru selesai buku ini tuh, saya ngerasa TERKEJOED! Karna sebelumnya kan cuma tau berita viralnya aja, liat postingan ig atau pas liat trending youtube kaya setengah-setengah aja. Nah pas baca ini akhirnya penasaran saya dibayar tuntas 😎👍

Sebelum masuk ke review buku kkn di desa penari , mari kita baca terlebih dahulu sinopsis bukunya..

SINOPSIS BUKU KKN DI DESA PENARI

sinopsis buku novel kkn di desa penari

Saat motor melaju kencang menembus hutan, Widya mendengar tabuhan gamelan. Suaranya mendayu-dayu dan terasa semakin dekat. Tiba-tiba Widya melihat sesosok manusia tengah menelungkup seakan memasang pose menari. Ia berlenggak-lenggok mengikuti irama musik gamelan yang ditabuh cepat.

Siapa yang menari di malam gulita seperti ini?

Tiga puluh menit berlalu, dan atap rumah terlihat samar-samar dengan cahaya yang meski temaram bisa dilihat jelas oleh mata. “Mbak… kita sudah sampai di desa.”

____________

Dari kisah yang menggemparkan dunia maya, KKN di Desa Penari kini diceritakan lewat lembar-lembar tulisan yang lebih rinci. Menuturkan kisah Widya, Nur, dan kawan-kawan, serta bagian-bagian yang belum pernah dibagikan di mana pun sebelumnya.

IDENTITAS BUKU

KKN DI DESA PENARI
Penulis : Simpleman
Penerbit : Bukune
ISBN : 9786022203339
Kode : BK19043
Novel : Horor
Tahun Terbit : 2019
Jumlah Halaman : 260
Ukuran : 14 x 20 cm

REVIEW BUKU KKN DI DESA PENARI

Inti ceritanya sebenarnya simpel menurut saya kaya nama penulisnya 😂. Jadi, ada sekelompok mahasiswa KKN di desa tengah hutan trus disana ada kejadian-kejadian aneh sampai klimaksnya ada yang mati karenanya.

ebelum baca, jujur aja saya paling penasaran banget buku karena kematian anggotanya. Trus ya karena heboh juga sih dimana2 ngomongin kkn desa penari yang katanya serem banget 😅

Dan setelah baca buku dan thread twitter ternyata emang beneran serem banget oy 😱

Tapi sejujurnya saya malah lebih suka yg versi twitter karena bahasanya yg lebih ngalir, lebih kerasa nyatanya dan horornya lebih parah bikin merindingnya. Klo di buku ini saya ngerasa bahasanya agak kaku dan kadar horornya dikurangin, kayanya sih karena editor dan perombakan dr penulisnya sendiri.

Ibaratnya buku ini versi yg sudah lulus sensor editor😂 karena ternyata ada beberapa adegan hantu yg gk hadir di buku seperti yg paling saya inget itu masalah Widya yg ngerasa perjalanan sampe 3 jam padahal cuma 30 menit. Trus juga yg Nur ngeliat genderuwo di lobang atas ruangan gak ada. Tapi memang adegan2 seperti Widya dan Wahyu yg boncengan di tengah hutan malem2 jadi lebih panjang dan lebih detail. Kayanya sih tujuannya biar lebih fokus.

Ohya, sama kalo disini ya kata POV 1 dihilangkan, semuanya POV 3. Kata ganti “gw” seperti di perkenalan cerita di twitter yang ia bilang kalau ini kisah nyata dari teman ibunya, itu gak ada. Ibaratnya basa-basi penulisnya murni dihilangkan. Clue-clue seputar nama daerah juga sama sekali dihilangkan, tak ada inisial nama daerah.

Walau begitu, kalimat di buku ini jadi jauh lebih rapi dibandingkan versi twitter. Pesan yang mau disampaikan buku ini juga jadi lebih kuat karena memang tujuan awal penulis itu biar pembaca dapet ngambil hikmahnya bukan malah jadi heboh dan kepo sama tempat dan tokohnya 😅

Jadi, saya rekomendasikan buku ini untuk pencinta horor. Dan yg udh kepo maksimal sama kisah kkn yg viral ini, wajib baca. Yang mau kkn atau udh pernah KKN? Pasti cocok sama buku ini😉👍

cuplikan isi buku kkn di desa penari

Nur beristigfar dan terus mengucap doa untuk menenangkan dirinya yang terguncang menyaksikan hal itu.

Ketakutan sudah memenuhi diri Nur, lantas ia mengambil handuknya kemudian berbalik membuka pintu. Namun ada yang aneh saat Nur berusaha membuka pintu. Tiba-tiba pintu tidak dapat dibuka, seakan pintu ditahan dari luar.

“Wid, buka Wid, tolong buka pintunya!” teriak Nur dari dalam. Ia terus menggedor pintu, tapi tidak ada jawaban apa pun.

Gelisah dan takut campur aduk menjadi satu. Nur terus menerus menggedor pintu, sampai ia mencium aroma bususk yang langsung menusuk hidungnya. Nur merasa ada sesuatu yang sedang berdiri di belakangnya.

Ia berbalik, lantas melihat siapa yang berdiri di belakangnya. Nur berucap istigfar terus menerus, ia menyaksikan dari jarak yang begitu dekat, makhluk hitam pekat dengan mata merah menyala itu berdiri di depannya. Tubuhnya dua kali lebih besar dari Nur. Ia menatap marah dengan erangan yang membuat tubuh Nur melemah.

(Halaman 171-172)

KUTIPAN BUKU kkn di desa penari

kutipan buku kkn di desa penari

 

 

“Ngapain manggil setan, Mas? Kalau di depan saya saja kelakuannya kaya setan.”

– Simple Man, KKN Di Desa Penari

kutipan buku kkn di desa penari simpleman

 

 

“Khilaf? Gila kamu ya, seenaknya cuma bilang khilaf. Dengar ya, masalah ini bukan masalah sepele, kita di sini itu tamu. Lantas kamu melakukan itu seakan-akan apa yang kamu lakukan tidak akan mendatangkan marabahaya. Bayangkan bila ada warga yang tahu. Orang sepertimu hanya akan membuat semua warga mengusir kita! Berengsek ya, kamu rupanya!”

– Simple Man, KKN Di Desa Penari


Sekian review buku kkn di desa penari beserta sinopsis dan kutipannya. Semoga bermanfaat! Jangan lupa tinggalkan komentar kalau kamu sudah baca atau tertarik dengan buku ini. Dan kalau ada pertanyaan juga bisa komentar di bawah. Terimakasih sudah berkunjung di blog welldonemusthofa.com !